Minggu, 13 Februari 2011

Suatu Pilihan Part.2

Suatu Pilihan
Part.2
Setelah kepergian fadly, fania pun menjadi seseorang yang pendiam. Kehidupannya sudah tak senormal dahulu. Maklum, dulu ia sudah terbiasa hidup sehari – hari bersama sahabatnya, yaitu Fadly Andrian.
Pada suatu hari disekolah, kelasnya kedatangan siswa baru dari bandung. Ia bernama Reyfan. Betapa terkejutnya fania ketika melihat reyfan.
“ Astagfirullohaladzim.. Fadly?? Dia Fadly?”,. teriak fania dalam hatinya. Ia senang, sedih, dan perasaan tak menentu menghadang fania. Kemudian ia tersadar, bahwa yang didepannya itu bukan fadly, tetapi seseorang yang mirip fadly. Yaitu Reyfan Julio.
“ Anak – anak,kita kedatangan murid baru dari bandung, namanya reyfan Julio. Silahkan reyfan, perkenalkan dirimu kepada teman-temanmu!” perintah bu Setsu.
“Hai teman – teman! Perkenalkan nama saya Reyfan Julio, saya murid pindahan dari bandung.” Tutur reyfan.
“ Nah, sudah cukup ya perkenalannya. Nanti kalian dapat berkenalan lagi dengan reyfan pada saat istirahat. Reyfan, kamu duduk di samping fania!” kata bu setsu.
Reyfan pun mengikuti perintah bu setsu. Ia duduk dan berkenalan dengan fania.
“Hai aku reyfan, kamu fania kan?” Tanya reyfan
“Iya aku fania, salam kenal ya!” kata fania.
Benar – benar sebuah kebetulan yang luar biasa bagi fania. Ia bisa bertemu lagi dengan sosok yang mirip sekali dengan fadly.
“Fadly, Akhirnya kamu daeng lagi dalam kehidupanku. Tapi melalui sosok reyfan” ucap fania dalam hati.
“ sekarang keluarkan buku tugas kalian! Kalian harus mengerjakan beberapa latihan soal!” teriak bu setsu tegas.
Hari demi hari fania lewati bersama dengan reyfan. Semakin hari ia semakin mengenal sosok reyfan. Ia seakan menemukan kembali belajan jiwanya yang hilang. Namun,kepribadian reyfan bertolak belakang dengan fadly. Reyfan merupakan sosok yang periang, ceria dan penyabar. Sehingga dapat membuat diri fania yang murung kembali ceria lagi.
Kedekatan fania dan reyfan akhirnya semakin akrab saja. Dan mereka menjadi dua orang sahabat yang baik. Namun, ternyata perasaan reyfan kepada fania lebih dari perasaan eorang sahabat. Reyfan diam – diam menyukai fania. Tapi, fania tak menyadari itu semua.
Hingga pada suatu hari beredar kabar dikelas fania, yang menyatakan bahwa fania dan reyfan menjalani hubungan lebih dari sahabat. Dengan kata lain “Pacaran”.
Kedekatan Reyfan bersama fania menimbulkan kecemburuan sosial diantara anak – anak perempuan SMP Harapan Indah. Maklum, reyfan terbilang cukup terkenal karena kedewasaannya dan ketampanannya di SMP Harapan Indah itu. Tidak heran ia banyak disukai anak perempuan satu sekolah. Sehingga saat kabar reyfan dan fania berpacaran, dalam satu hari pun berita itu sudah tersebar satu sekolahan SMP Harapan Indah.
Pagi itu fania datang kesekolah seperti biasanya. Ia sangat kaget ketika ia diserbu oleh pertanyaan – pertanyaan dari temannya yang tidak ia sangka – sangka. Setiap orang yang bertanya kepada fania pasti dengan pertanyaan yang sama.
“ Fania, kamu pacaran ya sama reyfan? Selamat ya!”. Kata Irma, teman sekelas fania.
“ Pacaran? Sama Reyfan? Enggak, aku nggak pacaran sama reyfan. Kita Cuma sahabatan aja. Kamu kata siapa?.” Tanya fania kaget.
“ Ah, jangan bohong deh sama aku. Semua anak –anak juga udha pada tau kok! Jujur aja lagi!” desak Irma
“Astagfirullohaladzim, apa-apaan sih ini semua? Kenapa semuany jadi gini?”. Tanya fania dalam hati. Fania sudah bosan menjawab pertanyaan mereka semua yang selalu bertanya halyang sama padanya.
Tapi gimana sikap Rey setelah mendengar berita ini>. Ternyata rey malah santai – santai saja. Dia malah senang dikabarakan seperti itu. Karena perasaannya kepada fania. Tapi rey gak tau gimana perasaan fania saat ini. Ia merasa terkucilkan. Karena semua teman – temannya cemburu pada fania. Fania nggak tahu harus bebuat apa.???
Hingga pada suatu hari, pada saat pelajaran seni musik. Bu sarsit memberi tugas kepada anak –anak untuk menyanyikan lagu bebas secara berpasangan.
“ Fania, Reyfan. Ayo cepat kalian tampil ke depan menyanyikan lagu bebas!. Tapi kalau boleh request,ibu minta lagunya bondan prakoso dinyanyikan oleh kalian ya!”. Kata Bu Sarsit. Maklum, bu sarsit merupakan salah satu Rezpector ( Pecinta Bondan ) di smp harapan indah ini.
“ Iya bu.” Kata fania dan reyfan bersamaan.
Kemudian fania bernyanyi diiringi oleh irama gitar yang dimainkan oleh reyfan. Seketika kelaspun hening. Dan hanya suara fania dan irma gitar rey yang terdengar. Fania memnyanyikan lagu “Kita Slamanya” yang dipopulerkan oleh Bondan Prakoso.
“ Bergegaslah kawan, tuk sambut masa depan, tetap berpegang tangan, saling berpelukan, berikan senyuman, tuk sebuah perpisahan, kenanglah Sahabat, Kita untuk slamanya ”
Setelah fania selesai menyanyi, teman – temannya bertepuk tangan sangat kencang sekali. Seolah – olah mereka puas atas pertunjukan fania dan reyfan. Fania dan Reyfan tak menyangka atas respon yang diberikan teman - temannya terhadap mereka sangat baik.
“ Hebat, hebat. Kalian sangat spektakuler!. Kalian sangat pas sekali sebagai pasangan duet. Bahkan anang dan syahrini pun kalah sama kalian. Ibu benar – benar bangga pada kalian!.” Puji Bu Sarsit.
“ Aduh,ibu ini gimana sih, masa gak tau kabara yang lagi hot gitu?., gimana mereka gak cocok, orang mereka berdua itu pacaran. Pantes aja serasi!.” Tutur Syiva dengan nada yang jutek.
“ Hei Iva! Kamu itu apa – apaan sih? Emangnya kenapak kalau kita pacaran?. Kamu tersinggung? Atau kamu cemburu? Apa urusannya sama kamu, hah?” Teriak reyfan yang terlihat agak marah.
“ Hei, hei, hei. Sudah – sudah berhenti!. Kenapa kalian jadi bertengkar? Sudah, fania, reyfan, duduk kembali ke bangku kalian.!” Perintah bu Sarsit dengan tegas.
Fania dan reyfan pun duduk kembali. Fania pun diam tanpa berbicara sedikitpun kepada rey. Rey pun bingung harus berbuat apa. Akhirnya mereka sama – sama terdiam. Sampai ketika pelajaran seni musik itu berakhir mereka tetap terdiam. Sampai pada waktu istirahat pun tiba, rey dan fania dalam keadaan berdua saja di dalam kelas.
“ Fan, kamu kenapa diem aja? Kamu marah ya sama aku? Maafin aku ya” Tanya rey, memecah keheningan.
“ Enggak aku nggak marah. Buat apa aku marah? Aku Cuma nggak ngerti, apa sih maksud kamu tadi?” Tanya fania.
Deggg………….. Jantung rey terasa berhenti sejenak. Ia kaget fania bertanya seperti itu. Kemudian ia berterus terang terhadap perasaannya kepada fania.
“Mmmh, sebenarnya aku.. aku.. aku.. itu suka sama kamu fan. Tapi, lebih dari sebatas sahabat. Aku mau kamu jadi pacarku. Fania, kamu mau nggak jadi pacarku?” Tanya reyfan gugup.
“ Apa..? kamu suka sama aku? Tapi, kita kan Cuma sahabatan?”. Tanya fania kepada reyfan.
“ Iya aku tau. Tapi aku pengen hubungan kita lebih dari sekedar sahabat” jelas reyfan.
“ Mmmh, gini ya rey. Buat sekarang, aku mau focus dulu sama belajar. Aku gak mau pacaran dulu. Insyaallah, aku bakal ngejawab pertanyaan kamu setelah kita lulus nanti. Jadi, sekarang kita belajar dulu yang baik supaya kita lulus sama-sama”. Tutur fania.
“ Iya kalau gitu, aku tunggu kamu di hari kelulusan ya? Aku akan tetap menantimu fania!” Kata Reyfan dengan gaya lebaynya.
“ Iya, Insyaalloh”. Kata Fania, Mengakhiri pembicaraan.
Tak terasa, waktu demi waktu yang mereka lalui terasa begitu cepat. Akhirnya reyfan dan fania berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan. Dihari kelulusan itu semuanya bersorak riang Tanda sukacita. Karena mereka semua lulus.
Di hari kelulusan itu reyfan menagih janji fania kepada reyfan untuk memberikan jawaban atas pertanyaannya waktu itu.
“ Fania, akhirnya kita Lulus!!!” teriak rey dengan kencang.
“ Iya, Alhamdulillah sekarang kita sudah lulus!” kata fania dengan senang.
“ Tapi, fan. Aku mau nagih janji kamu waktu itu. Kamu janji mau jawab pertanyaanku pada waktu kelulusan. Dan hari kelulusan itu telah tiba. Hari itu adalah sekarang!. Aku akan menagih janjimu!”. Tutur Reyfan.
“ Janji?? Janji apa?” Tanya Fania pura – pura tidak tahu.
“ Fania, aku ulang lagi ya pertanyyaanku. Sekarang kamu mau gak jadi pacar aku?” Tanya Reyfan.
“ Rey, makasih selama ini kamu udah mau nunggu aku sampai kita lulus. Dan aku sekarang akan jawab pertanyaan kamu.” Fania terdiam sejenak “ iya, aku mau jadi pacar kamu.” Kata fania dengan wajah kemerahan karena malu.
“ Fania, bener ya kamu nerima aku? Adduh, makasih fania. Aku seneng banget.” Kata rey dengan girangnya.
“ Aku janji aku bakal jaga hubungan kita dengan sebaik-baiknya. Aku nggak bakal ngecewain kamu!”. Kata reyfan.
“ Iya Rey. Amin, Mudah-mudahan hubungan kita bisa langgeng”. Jelas Fania.



Jumat, 10 Desember 2010

Nhieta - Report


Jellyfish

Jellyfish are not really fish. They are invertebrate animals. This means that unlike fish or people, they have no backbones. In fact, they have no bones at all.
Jellyfish have stomachs and mouths. They have nervous system for sensing the world around them. But no brains. They are made almost entirely  of water which is why you can look through them.
Some jellyfish can glow in darkness by making their own light. The light is made by a chemical reaction inside the jellyfish. Scientists believe jellyfish glow for several reasons. For example, they may glow to scare away predators or to attract animals they like to eat.
Most jellyfish live in salt water, apart from a few types that live in fresh water. Jellyfish are found in asean and seas all over the world. They live in warm tropical seas and in icy waters near the north and south poles.



Means of underline :

_ Are : To be – Simple present tense (adalah/merupakan)
_ Are : To be – Simple present tense (adalah/merupakan)
_ Have : Verb.1 – Simple present tense (mempunyai)
_ Have : Verb.1 – Simple present tense (mempunyai)
_ Have : Verb.1 – Simple present tense (mempunyai)
_ Have : Verb.1 – Simple present tense (mempunyai)
_ Are Made : Tobe + Verb.3 – Passive Voice – Simple present tense (terbuat)
_ Can : Modal – Simple Present tense (bisa/dapat)
_ Is made : Tobe + Verb.3 – Passive Voice – Simple present tense (Dibuat)
_ Believe : Verb.1 – Simple present tense (Percaya/yakin)
_ Glow : Verb.1 – Simple present tense (bercahaya)
_ Are : To be – Simple present tense (adalah/merupakan)


Report Text

_ Tittle : Jellyfish

_ General Clasifications: Jellyfish are not really fish. They are invertebrate animals. This means that unlike fish or people, they have no backbones. In fact, they have no bones at all.

_ Description: Jellyfish have stomachs and mouths. They have nervous system for sensing the world around them. But no brains. They are made almost entirely  of water which is why you can look through them.
Some jellyfish can glow in darkness by making their own light. The light is made by a chemical reaction inside the jellyfish. Scientists believe jellyfish glow for several reasons. For example, they may glow to scare away predators or to attract animals they like to eat.
Most jellyfish live in salt water, apart from a few types that live in fresh water. Jellyfish are found in asean and seas all over the world. They live in warm tropical seas and in icy waters near the north and south poles.

Minggu, 28 November 2010

Nhieta safitri rahayu


Suatu Pilihan


“Aaarggghhhhh……. Sialan!”  Teriak Fadly dengan kencangnya. Kemarahan yang besar terpancar dari wajah fadly. Teman-temannya hanya terheran-heran ketika seorang fadly sosok yang kalem itu marah besar. Dan gak jelas kenapa dia semarah itu.
“Kamu kenapa fadly? Gak biasanya kamu semarah itu?” Tanya fania teman sebangku fadly. Fadly tidak menjawab pertanyaan fania, dia hanya diam seribu bahasa. Mengatur nafasnya yang terengah-engah seperti habis dikejar orang gila saja.
Pelajatan terakhir pun  selesai. Bel berbunyi disambut meriah dengan teriakan anak-anak yang sudah ingin secepatnya pulang. Mereka semua bergembira. Terkecuali fadly. Dia sama sekali tidak menunjukan wajah yang gembira. Yang terlihat dia hanya diam,diam,dan diam.
Fadly Andrian bersekolah di SMP Harapan Indah Bekasi. Ia duduk di kelas IX-F. Fadly dikenal sebagai anak yang kalem, dingin, cuek , jutek, dan pendiam. Ia jarang berkomunikasi dengan orang lai. Sehingga orang – orang pun segan untuk mendekatinya. Mereka berkomunikasi dengan fadly hanya ketika mereka sedang dalam keadaan penting saja. Dalam keadaan sehari-hari mereka hnya saling terdiam.
Tapi itu tidak berlaku kepada Fania Rahesita. Yang merupakan sahabat Fadly dan teman sebangkunya dari sejak ia kelas satu sampai sekarang. Di mata Fania fadly adalah sosok yang baik, dewasa, dan cuek. Sehingga fania merasa aneh tatkala melihat fadly marah besar. Fania tidak tahu masalah apa yang sedang menimpa fadly.
Sering kali ia curhat bersama atau mendiskusikan masalah mereka berdua secara bersamaan. Agar masalah yang mereka hadapi cepat selesai. Namun kali ini tidak.
Fadly langsung beranjak pergi dari tempat duduknya meninggalkan sekolah. Tanpa berpamitan dulu  kepada Fania. Memang belakangan Ini fadly terlihat murung. Seperti sedang menghadapi suatu persoalan yang besar.
Memang, kali ini fadly menghadapi masalah yang amat berat. Yang tidak dapat ia ceritakan kepada semua orang. Termasuk kepada sahabatnya sendiri yaitu fania.
Dia sudah terlanjur malu besar jika semua orang tau apa yang ia alami. Dirinya sendiri akan malu, keluarganya dan termasuk juga fania akan malu jika mengetahui permasalahannya yang satu ini.
Fadly pulang kerumah dengan jalan terseok – seok seperti orang yang sedang mabok. Badannya sudah menggigil tak karuan. Seasampainya dirumah. Fadly langsung menyendiri di kamar dan mengunci pintu kamarnya. Kemudian ia menelan beberapa pil kuning yang ia ambil dari jaketnya.
Kalian tau gak apa pil kuning itu?... coba tebak?!!!... ya benar.! Itu adalah pil penenang atau sejenis narkoba dan narkotika.
Fadly sudah terlanjur Nge-Drugs, dia gak tahu harus gimana lagi. Disaat tubuhnya sakau dan dia tidak kuat untuk menahan rasa sakit itu uterus menerus. Ingin rasanya aldi bercerita kepazda fania tentang masalahnya itu. Namun, sudah terbayang di fikirannya, fania akan sangat syok dan kecewa kepada fadly jika ia tahu bahwa fadly Nge-Drugs.
Sudah 6 bulan ia terjerumus kedalam lubang setan itu. Namun, apa boleh buat? Nasi sudah menjadi bubur. Fadly tidak bias berkata tidak kala tubuhnya Nagih obat terlarang itu. Yang hanya akan memberikan kepuasan sesaat.

Senin, 15 November 2009…..
Disekolah Fadly menjadi tidak konsen ketika belajar. Pengaruh obat terlarang itu makin merusak dirinya.
“Hari ini kita akan praktek biologi di laboratorium. Diharapakan kalian berpasangan untuk praktek sekarang!”. Teriak Bu Setsu dengan tegas. Bu Setsu memang dikenal sebagai guru yang cukup “killer” di SMP Harapan Indah ini.
Fania pun langsung meminta Fadly untuk menjadi pasangan prakteknya.
“Fadly, kamu sama aku aja ya? Biar aku nggak repot kalau lagi praktek. Suka canggung gitu!..” kata Fania, fadly hanya mengangguk tanda setuju.
Murid – murid pun berlarian menuju Laboratorium. Karena mereka ingin mendapatkan kursi duduk yang paling depan. Fadly dan Fania pun berjalan menuju ruang  Laboratorium. Akan tetapi……..
GUBRAAAKKKKKKK……
Tubuh Fadly terjatuh kelantai, Pingsan tak sadarkan diri. Seketika fania pun kaget dan panik.
“ Fadly…….!!!!!!”. teriak fania panik
“ hei teman – teman, tolong bantuin aku! Fadly pingsan!”… teriak fania
Teman – temannya pun langsung berdatangan dan menggotong fadly ke ruangan UKS.
Tinggalah fadly dan fania berduaan di ruang UKS itu. Fania menangis melihat fadly tak sadarkan diri. Setelah fadly siuman, ia bertanya kepada fadly.
“ Fadly, kamu itu sakit apa sih? Sampai kamu pingsan gitu?.. aku takut kamu kenapa – napa”. Tanya fania sambil menangis.
“A…a…a…ku gak apa-apa kok fan..” kata fadly dengan terbata – bata.
“ Kamu Bohong! Mana mungkin kamu gaka apa-apa sampai pingsan begitu? Cerita sama aku kalau kamu punya masalah fadly!”… tangisan fania semakin menjadi – jadi.
“ Fan, maafin aku ya kalo aku punya salah sama kamu, dan teman – teman. Mungkin umurku sudah gak lama lagi. Aku sudah gak kuat lagi fan..” kata fadly dengan lemah. Fadly kemudian pingsan lagi tak sadarkan diri.
Fania segera membawa fadly ke Rumah Sakit “Cinta Semu”. Fania panik setengah mati. Saking paniknya, ia sampai lupa belum menghubungi orang tua fadly. Kemudian fania menelepon mama nya fadly.
Seperempat jam kemudian, bu marsya, mamanya fadly sudah berada di rumah sakit.
“ Fania fadly kenapa?” Tanya bu marsya.
“ saya juga nggak tau bu. Tadi di sekolah tiba – tiba fadly pingsan. Saya gak tau dia kenapa.? Tapi tadi fadly bilang dia sudah nggak kuat. Tapi gak tau kenapa?”. Tutur Fania.
Beberapa menit kemudian, dokter keluar dari UGD.
“ Keluaraga dari saudara fadly ?”….
“ Saya pak, saya ibunya” kata bu marsya
“ maaf bu. Kami sudah erusaha semaksimal mungkin untuk menlong anak ibu.” Dokter itu menghela nafas sejenak.” Tapi tuhan berkata lain. Maafkan kami bu!”.. tambah dokter.
“ innalillahi wainna lilahirajiun”.. kata bu marsya yang kemudian menangis.
“ nggak,,, nggak mungkin. Fadly!!!..” teriak fania histeris.
“ tapi, sebenarnya anak saya kenapa dok? Sakit apa dia?” Tanya bu marsya.
“ dia terlalu banyak meminun obat penenang. Dengan dosis yang banyak. Dan akhirnya dia OverDosis.” Jelas dokter.
“ Astagfirullahaladzim…… Fadly O.D…?” teriak fania. Ia tidak mengira sahabatnya terlibat narkoba dan semacamnya. Obat-obatan terlarang yang dapat merusak masa depan anak bangsa. Dan itu terjadi pada sahabatnya sendiri, yaitu Fadly Muhammad Fahrurezi.                                                                 

Jumat, 26 November 2010

Musikalisasi Puisi

Meraih Mimpi

Marilah kawan semua
Raihlah semua harapan
yang akan kita wujudkan

Tak perlu kau tanya lagi
Kapankah harus memulai
Meraih semua mimpi itu

Raihlah mimpimu
Bersama - sama denganku

Marilah kawan semua kita bersama 
Menuntut ilmu bersama-sama
Tuk wujudkan harapan kita

Tak ada batasan waktu
Tuk menuntut ilmu
Ilmu tak pandang usia
kapan saja, dimana saja
Jika bersungguh-sungguh 





Oleh : Nhieta Safitri Rahayu
Barself_23
Music : Armada "Mau Di Bawa Kemana"





Bondan - Waktu

Bondan Prakoso - Waktu


Yeah.. speakin’ about the time.. ough..

Yo.. Ini sepotong kisah, tentang perjalanan..
seorang insan, menapaki jejak kehidupan.
Dia lahir ke dunia , dari keluarga..
tidak miskin, kurang kaya, yo tapi sederhana.
Ayah berdagang, ibu mengasuh dia di rumah..
sejak kecil belajar susah, hanya bersikap pasrah.
Sempat sesaat, mengenal A. S. I. dari ibu.
Syukuri rahmat, dapat singkat nikmat ilmu.

Bridge:
Dia takkan gentar, meski guntur menggelegar.
Alar melintang, tak mampu untuk buat pudar.
Hanya syukuri anugerah, akan nasib dan takdir.
Dia takkan menyerah, terus berjuang hingga akhir.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Dan kini, dia injak usia labil.
Dia tinggalkan satu masa kala ia kecil.
Skill! get real, he can make it.. berhasil!!
Sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil.
Kecil sebenarnya.. berarti besar.
Ia terlempar dalam panggung hidup yang kasar.
Sabar ya kawan, ini tentang edukasi..
yang tak terdapat dari sekolah, atau pun skripsi.

Back to Bridge

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih (Berpasrah pada waktu).. Woo’oo..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..
(Semua cita dan mimpimu)

Hanya waktu yang dapat menjawab.. mampukah dia merubah..

Saat semua, mimpinya tercipta.
Saat dimana jalannya, lebar terbuka.
Beban berat tertancap dipundak.
Semua hanya jadi sejarah, yang terlewat.
Dia merdeka, nyata dan bahagia.
Dia tertawa di akhir, semua usaha.
Dan percaya, jalan tak slalu berliku.
Dan mengerti, celah untuk berpacu.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

T.. t.. time after time.. after time.. 4x

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..

T.. t.. time after time.. time after time.. 3x..
t.. t.. time after time hommie..

Sabtu, 20 November 2010

Cinta Begini - Tangga

Lirik Lagu Tangga Cinta Begini

Aku bisa terima meski harus terluka
Karena ku terlalu mengenal hatimu
Aku telah merasa dari awal pertama
Kau takkan bisa lama berpaling darinya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karena cinta tak akan ingkari
Takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya
Biar ku yang mengalah
Aku terima…
Ku tak bisa terima…
Bila terus tak setia…
Menghianati dia…
Menduakan cinta…
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karena cinta tak akan ingkari
Takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya
Biar ku yang mengalah
Aku terima…
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karena cinta tak akan ingkari
Takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya
Biar ku yang mengalah
Aku terima…

Jumat, 19 November 2010

Sventeen - Jaga Slalu Hatimu

Seventeen - Jaga Selalu Hatimu

Kau jaga selalu hatimu
saat jauh dariku tunggu aku kembali
mencintaimu aku tenang
memilikimu aku ada
di setiap engkau membuka mata

Merindukanmu selalu ku rasakan
selalu memelukmu penuh cinta
itu yang selalu aku inginkan
http://lagu.bloggerceria.org/
Kau mampu membuatku tersenyum
dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti

Reff :
Kau jaga selalu hatimu
saat jauh dariku tunggu aku kembali
ku mencintaimu selalu
menyayangimu sampai akhir menutup mata

Kau mampu membuatku tersenyum
dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti

Kembali ke reff [2x]

Kau, kau jaga selalu hatimu